Buat temen-temen yang hatinya letih, lesu dan berbeban berat., kiranya tulisan, musik dan video disini memberikan sedikit kelegaan bagi kita. Tuhan memberkati.
Tuesday, July 10, 2012
Jangan Remehkan Dirimu
•Jangan pernah meremehkan dirimu.
•Jgn hiraukan mrk yg menjelekkan dirimu.
•Jgn tangisi dia yg telah mengkhianatimu.
•Jgn remehkan dirimu sendiri.
•Rasa iri merugikanmu.
•Hidup selalu punya bnyk hal untuk membuatmu jatuh.
•Jgn memandang rendah dirimu sendiri.
•Semua orang punya kelebihan & kekurangan, tapi jika kamu tdk
bisa menghargai kekuranganmu, kamu tdk menghargai dirimu sendiri..
Jangan Berhenti di Tengah Badai
Pada suatu hari, ada seorang anak yg sedang berkendara dengan
ayahnya, spt biasanya mereka bekendaraan menuju ke suatu tempat dan si
anak yg mengemudikan mobil.
Setelah beberapa puluh kilometer, tiba awan hitam datang bersama angin kencang.
Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
“Bagaimana Ayah? Kita berhenti?”, si anak bertanya.
“Teruslah mengemudi!”, kata sang Ayah.
si anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya.
Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun dg derasnya .
Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon2 kecil yg diterbangkan angin.
Suasana nya sangat menakutkan.
Banyak kendaraan besar juga mulai menepi & berhenti.
“Ayah…?”
“Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!” kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.
Si Anak tetap mengemudi dgn bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja.
Anginpun mengguncang kan mobil kecil itu.
Si Anak mulai merasa takut.
Tapi dia tetap mengemudi kan mobil sesuai perintah ayahnya walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati bbrpa kilometer ke depan, terasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
Setelah beberapa killometer lagi, sampailah mereka di tempat yg kering & mereka melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.
“Silakan kalau mau berhenti sekarang dan keluarlah”, kata sang Ayah tiba.
“Kenapa sekarang?”, tanya si anak terheran-heran.
“Tengoklan kebelakang agar engkau bisa melihat dirimu, seandainya engkau tadi berhenti di tengah badai dan angin ribut itu.”
Si anak berhenti & keluar dari mobil, lalu dia menengok jauh ke belakang, disana badai masih berlangsung.
Si anak lalu membayangkan bila mereka berhenti dan terjebak, segera diapun berdoa untuk mereka yg masih terjebak di sana, semoga mereka selamat.
Dan disinilah si anak mengerti dan menyadari bahwa jgn pernah berhenti di tengah badai, karena akan terjebak dalam suatu ketidakpastian & ketakutan yang sangat, krn kita tak akan tahu kapan badai akan berakhir, serta apa yg akan terjadi selanjutnya, lebih baik segera jauhi badai itu sebisa mungkin.
Ibaratnya jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, maka teruslah berjalan, teruslah berusaha, jangan pernah berhenti, jangan pernah putus asa, krn bila tidak maka kita akan tenggelam dlm keadaan yg terus kacau, menakutkan & penuh ketidak-pastian, bagaikan anda berada ditengah-tengah Badai yang sesungguhnya…
Setelah beberapa puluh kilometer, tiba awan hitam datang bersama angin kencang.
Langit menjadi gelap. Kulihat beberapa kendaraan mulai menepi & berhenti.
“Bagaimana Ayah? Kita berhenti?”, si anak bertanya.
“Teruslah mengemudi!”, kata sang Ayah.
si anak tetap menjalankan mobil mengikuti perintah ayahnya.
Langit makin gelap, angin bertiup makin kencang. Hujanpun turun dg derasnya .
Beberapa pohon besar bertumbangan, bahkan ada pohon2 kecil yg diterbangkan angin.
Suasana nya sangat menakutkan.
Banyak kendaraan besar juga mulai menepi & berhenti.
“Ayah…?”
“Teruslah mengemudi, tingkatkan perhatian dan ekstra hati-hati!” kata sang Ayah sambil terus melihat ke depan.
Si Anak tetap mengemudi dgn bersusah payah.
Hujan lebat menghalangi pandangan sampai hanya berjarak beberapa meter saja.
Anginpun mengguncang kan mobil kecil itu.
Si Anak mulai merasa takut.
Tapi dia tetap mengemudi kan mobil sesuai perintah ayahnya walaupun sangat perlahan.
Setelah melewati bbrpa kilometer ke depan, terasakan hujan mulai mereda & angin mulai berkurang.
Setelah beberapa killometer lagi, sampailah mereka di tempat yg kering & mereka melihat matahari bersinar muncul dari balik awan.
“Silakan kalau mau berhenti sekarang dan keluarlah”, kata sang Ayah tiba.
“Kenapa sekarang?”, tanya si anak terheran-heran.
“Tengoklan kebelakang agar engkau bisa melihat dirimu, seandainya engkau tadi berhenti di tengah badai dan angin ribut itu.”
Si anak berhenti & keluar dari mobil, lalu dia menengok jauh ke belakang, disana badai masih berlangsung.
Si anak lalu membayangkan bila mereka berhenti dan terjebak, segera diapun berdoa untuk mereka yg masih terjebak di sana, semoga mereka selamat.
Dan disinilah si anak mengerti dan menyadari bahwa jgn pernah berhenti di tengah badai, karena akan terjebak dalam suatu ketidakpastian & ketakutan yang sangat, krn kita tak akan tahu kapan badai akan berakhir, serta apa yg akan terjadi selanjutnya, lebih baik segera jauhi badai itu sebisa mungkin.
Ibaratnya jika kita sedang menghadapi “badai” kehidupan, maka teruslah berjalan, teruslah berusaha, jangan pernah berhenti, jangan pernah putus asa, krn bila tidak maka kita akan tenggelam dlm keadaan yg terus kacau, menakutkan & penuh ketidak-pastian, bagaikan anda berada ditengah-tengah Badai yang sesungguhnya…
Masalah
Bukanlah suatu masalah jika tidak dipermasalahkan.
Bukanlah suatu masalah tapi cara memandangnya itulah masalah yang sebenarnya.
Masalah ada bukan untuk melemahkan tapi untuk mendewasakan dan menguatkan.
Masalah itu seperti api yang memanaskan emas, semakin panas akan semakin murni emasnya.
Masalah adalah salah satu bukti kehidupan karena hanya orang mati yang tidak punya masalah.
Masalah adalah jalan utama menuju kebijaksanaan karena kebijaksanaan tidak akan terbukti tanpa masalah.
Masalah merupakan jalan tercepat menuju kesuksesan.
Masalah merupakan guru terbaik yang pernah ada dalam kehidupan.
Masalah itu ibarat sebuah pertandingan yang harus dimenangkan.
Masalah adalah alat untuk menguji potensi kita.
Masalah yang sulit bukanlah sesuatu yang membuat kita patah semangat tetapi hal yang membuat kita semakin rajin belajar untuk mengatasinya dengan cara yang mudah.
Dalam sejarah peradaban manusia, tidak ada seorang pun yang tidak mengalami masalah dalam hidupnya.
Jangan pernah menyerah dan teruslah berjuang, hadapilah setiap masalah dengan penuh keyakinan bahwa PADA AKHIRNYA SEMUA AKAN MENJADI INDAH.
Mendengar suara Tuhan
Ada
seorang anak muda yang bersahabat akrab dengan seorang pengkhotbah tua.
Suatu hari, anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi
harus berbuat apa. Akhirnya, dia memutuskan untuk mencari si pengkhotbah
tua itu. Ketika berada di ruang belajar si pengkhotbah, si pemuda ini
berteriak-teriak tentang problema hidupnya. Akhirnya dengan kalap dia
mengepal-ngepalkan tinjunya, sambil berteriak, "Saya memohon Tuhan agar menolong saya. Tapi hai pengkhotbah, mengapa Dia tidak menjawab saya?"
Si pengkhotbah tua itu pergi ke ruang lain dan duduk di sana. Lalu dia
berbicara sesuatu dan menanti jawaban si pemuda. Tentu saja si pemuda
itu tidak mendengarkan dengan jelas, sehingga dia ikut-ikutan pindah
ruangan.
"Apa sih katamu?" tanya si pemuda penasaran. Si
pengkhotbah itu mengulangi kata-katanya dengan perlahan sekali, seperti
sedang bergumam sendiri. Tetapi si pemuda belum menangkap bisikan si
pengkhotbah.
Dia terus mendekati si pengkhotbah tua ini dan
duduk di bangku sebelahnya. Si pemuda itu lagi-lagi bertanya, "Apa
katamu? maaf, saya tadi belum mendengarnya."
Dengan lembut, si
pengkhotbah memegang pundak si pemuda, "Saudaraku.., Tuhan kadang-kadang
berbisik, jadi kita perlu lebih dekat menghampiriNya, agar dapat
mendengar Dia dengan lebih jelas lagi."
Si pemuda itu tertegun
dan akhirnya dia mengerti. Kita seringkali menginginkan jawaban Tuhan
bak petir yang menggelegar di udara dan sekaligus meneriakkan jawaban
dari-Nya. Tetapi Tuhan sering diam, kadang Dia bicara dengan lembut,
bahkan berbisik. Hanya dengan satu alasan: agar Anda mau menghampiri
tahta kemuliaan-Nya dan lebih dekat kepada-Nya.
Setelah Anda
berada di dekat-Nya, Anda baru bisa mendengar jawaban Tuhan dengan
jelas. Indah sekali untuk mengetahui bahwa kita melakukan sesuatu yang
tepat, pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dengan cara yang
tepat dan bersama orang-orang yang tepat. Itulah yang terjadi apabila
kita dipimpin oleh Roh Kudus.
Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus memberkati..
Sumber: "Led By The Spirit"/Billy Joe Daugherty
Ada
seorang anak muda yang bersahabat akrab dengan seorang pengkhotbah tua.
Suatu hari, anak muda ini kehilangan pekerjaannya dan tidak tahu lagi
harus berbuat apa. Akhirnya, dia memutuskan untuk mencari si pengkhotbah
tua itu. Ketika berada di ruang belajar si pengkhotbah, si pemuda ini
berteriak-teriak tentang problema hidupnya. Akhirnya dengan kalap dia
mengepal-ngepalkan tinjunya, sambil berteriak, "Saya memohon Tuhan agar menolong saya. Tapi hai pengkhotbah, mengapa Dia tidak menjawab saya?"Si pengkhotbah tua itu pergi ke ruang lain dan duduk di sana. Lalu dia berbicara sesuatu dan menanti jawaban si pemuda. Tentu saja si pemuda itu tidak mendengarkan dengan jelas, sehingga dia ikut-ikutan pindah ruangan.
"Apa sih katamu?" tanya si pemuda penasaran. Si pengkhotbah itu mengulangi kata-katanya dengan perlahan sekali, seperti sedang bergumam sendiri. Tetapi si pemuda belum menangkap bisikan si pengkhotbah.
Dia terus mendekati si pengkhotbah tua ini dan duduk di bangku sebelahnya. Si pemuda itu lagi-lagi bertanya, "Apa katamu? maaf, saya tadi belum mendengarnya."
Dengan lembut, si pengkhotbah memegang pundak si pemuda, "Saudaraku.., Tuhan kadang-kadang berbisik, jadi kita perlu lebih dekat menghampiriNya, agar dapat mendengar Dia dengan lebih jelas lagi."
Si pemuda itu tertegun dan akhirnya dia mengerti. Kita seringkali menginginkan jawaban Tuhan bak petir yang menggelegar di udara dan sekaligus meneriakkan jawaban dari-Nya. Tetapi Tuhan sering diam, kadang Dia bicara dengan lembut, bahkan berbisik. Hanya dengan satu alasan: agar Anda mau menghampiri tahta kemuliaan-Nya dan lebih dekat kepada-Nya.
Setelah Anda berada di dekat-Nya, Anda baru bisa mendengar jawaban Tuhan dengan jelas. Indah sekali untuk mengetahui bahwa kita melakukan sesuatu yang tepat, pada waktu yang tepat, di tempat yang tepat, dengan cara yang tepat dan bersama orang-orang yang tepat. Itulah yang terjadi apabila kita dipimpin oleh Roh Kudus.
Silahkan dibagikan, Tuhan Yesus memberkati..
Sumber: "Led By The Spirit"/Billy Joe Daugherty
Friday, April 6, 2012
Cangkir Kehidupan
Dalam sebuah acara reuni, beberapa alumni menjumpai guru sekolah mereka dulu.
Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda.
Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik.
Guru tersebut menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir & mengisi…nya dengan kopi.
Setelah masing-masing alumni sudah mengisi cangkirnya dengan kopi, guru berkata, “Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus dan kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tidak menarik.”
“Memilih hal yang terbaik adalah wajar & manusiawi.
Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian mulai terganggu.
Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain & mulai membandingkannya. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.”
Hidup kita seperti kopi dalam analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki.
Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati.
Cangkir bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yang terpenting.
Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus & pekerjaan yang mapan merupakan jaminan kebahagian.
Itu konsep yang sangat keliru.
Kualitas hidup kita ditentukan oleh “Apa yang ada di dalam” bukan “Apa yang kelihatan dari luar”.
Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak pernah merasakan damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita?
Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah dan mahal.
“Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.”
“Selamat menikmati secangkir kopi…kehidupan”
Diposting oleh Ugo Takeshimura di http://facebook.com/pengharapan tanggal 11 Februari 2012
Melihat para alumni tersebut ramai-ramai membicarakan kesuksesan mereka, guru tersebut segera ke dapur dan mengambil seteko kopi panas dan beberapa cangkir kopi yang berbeda-beda.
Mulai dari cangkir yang terbuat dari kristal, kaca, melamin dan plastik.
Guru tersebut menyuruh para alumni untuk mengambil cangkir & mengisi…nya dengan kopi.
Setelah masing-masing alumni sudah mengisi cangkirnya dengan kopi, guru berkata, “Perhatikanlah bahwa kalian semua memilih cangkir yang bagus dan kini yang tersisa hanyalah cangkir yang murah dan tidak menarik.”
“Memilih hal yang terbaik adalah wajar & manusiawi.
Namun persoalannya, ketika kalian tidak mendapatkan cangkir yang bagus perasaan kalian mulai terganggu.
Kalian secara otomatis melihat cangkir yang dipegang orang lain & mulai membandingkannya. Pikiran kalian terfokus pada cangkir, padahal yang kalian nikmati bukanlah cangkirnya melainkan kopinya.”
Hidup kita seperti kopi dalam analogi tsb di atas, sedangkan cangkirnya adalah pekerjaan, jabatan, dan harta benda yang kita miliki.
Pesan moralnya, jangan pernah membiarkan cangkir mempengaruhi kopi yang kita nikmati.
Cangkir bukanlah yang utama, kualitas kopi itulah yang terpenting.
Jangan berpikir bahwa kekayaan yang melimpah, karier yang bagus & pekerjaan yang mapan merupakan jaminan kebahagian.
Itu konsep yang sangat keliru.
Kualitas hidup kita ditentukan oleh “Apa yang ada di dalam” bukan “Apa yang kelihatan dari luar”.
Apa gunanya kita memiliki segalanya, namun kita tidak pernah merasakan damai, sukacita, dan kebahagian di dalam kehidupan kita?
Itu sangat menyedihkan, karena itu sama seperti kita menikmati kopi basi yang disajikan di sebuah cangkir kristal yang mewah dan mahal.
“Kunci menikmati kopi bukanlah seberapa bagus cangkirnya, tetapi seberapa bagus kualitas kopinya.”
“Selamat menikmati secangkir kopi…kehidupan”
Diposting oleh Ugo Takeshimura di http://facebook.com/pengharapan tanggal 11 Februari 2012
Tuesday, March 20, 2012
Sunday, March 18, 2012
Air Mata Papa
Biasanya, bagi seorang anak perempuan yang sudah dewasa, yang sedang
bekerja diperantauan, yang ikut suaminya merantau di luar kota atau
luar negeri, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang
tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. ..
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”. Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
PS. : terima kasih Papa. Engkau telah menjaga kami sampai akhir hayatmu.
Akan sering merasa kangen sekali dengan Mamanya.
Lalu bagaimana dengan Papa?
Mungkin karena Mama lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Papa-lah yang mengingatkan Mama untuk menelponmu?
Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Mama-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Papa bekerja dan dengan wajah lelah Papa selalu menanyakan pada Mama tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian?
Pada saat dirimu masih seorang anak perempuan kecil……
Papa biasanya mengajari putri kecilnya naik sepeda.
Dan setelah Papa mengganggapmu bisa, Papa akan melepaskan roda bantu di sepedamu…
Kemudian Mama bilang : “Jangan dulu Papa, jangan dilepas dulu roda bantunya” ,
Mama takut putri manisnya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu?
Bahwa Papa dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu putri kecilnya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta boneka atau mainan yang baru, Mama menatapmu iba.
Tetapi Papa akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang”
Tahukah kamu, Papa melakukan itu karena Papa tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Papa yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata :
“Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”.
Berbeda dengan Mama yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut.
Ketahuilah, saat itu Papa benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….
Kamu mulai menuntut pada Papa untuk dapat izin keluar malam, dan Papa bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”.
Tahukah kamu, bahwa Papa melakukan itu untuk menjagamu?
Karena bagi Papa, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga..
Setelah itu kamu marah pada Papa, dan masuk ke kamar sambil membanting pintu…
Dan yang datang mengetok pintu dan membujukmu agar tidak marah adalah Mama….
Tahukah kamu, bahwa saat itu Papa memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya,
Bahwa Papa sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu?
Ketika saat seorang cowok mulai sering menelponmu, atau bahkan datang ke rumah untuk menemuimu, Papa akan memasang wajah paling cool sedunia…. :’)
Papa sesekali menguping atau mengintip saat kamu sedang ngobrol berdua di ruang tamu..
Sadarkah kamu, kalau hati Papa merasa cemburu?
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Papa melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya.
Maka yang dilakukan Papa adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir…
Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut…
Ketika melihat putri kecilnya pulang larut malam hati Papa akan mengeras dan Papa memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Papa akan segera datang?
“Bahwa putri kecilnya akan segera pergi meninggalkan Papa”
Setelah lulus SMA, Papa akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Dokter atau Insinyur. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Papa itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti…
Tapi toh Papa tetap tersenyum dan mendukungmu saat pilihanmu tidak sesuai dengan keinginan Papa
Ketika kamu menjadi gadis dewasa….
Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain…
Papa harus melepasmu di bandara.
Tahukah kamu bahwa badan Papa terasa kaku untuk memelukmu?
Papa hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. ..
Padahal Papa ingin sekali menangis seperti Mama dan memelukmu erat-erat. Yang Papa lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”. Papa melakukan itu semua agar kamu KUAT…kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Papa.
Papa pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain.
Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta boneka baru, dan Papa tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Papa adalah : “Tidak…. Tidak bisa!”
Padahal dalam batin Papa, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Papa belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu Papa merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda sebagai seorang sarjana.
Papa adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Papa akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “putri kecilnya yang tidak manja berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Sampai saat seorang teman Lelakimu datang ke rumah dan meminta izin pada Papa untuk mengambilmu darinya.
Papa akan sangat berhati-hati memberikan izin..
Karena Papa tahu…..
Bahwa lelaki itulah yang akan menggantikan posisinya nanti.
Dan akhirnya….
Saat Papa melihatmu duduk di Panggung Pelaminan bersama seseorang Lelaki yang di anggapnya pantas menggantikannya, Papa pun tersenyum bahagia….
Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Papa pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis?
Papa menangis karena papa sangat berbahagia, kemudian Papa berdoa….
Dalam lirih doanya kepada Tuhan, Papa berkata: “Ya Allah tugasku telah selesai dengan baik….
Putri kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi wanita yang cantik….
Bahagiakanlah ia bersama suaminya…”
Setelah itu Papa hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk…
Dengan rambut yang telah dan semakin memutih….
Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya….
Papa telah menyelesaikan tugasnya….
Papa, Ayah, Bapak, atau Abah kita…
Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat…
Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis…
Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. .
Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal…
PS. : terima kasih Papa. Engkau telah menjaga kami sampai akhir hayatmu.
Loyalitas dan Produktivitas
Bacaan: Titus 3:1-14
...untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.- Titus 3:14
Terkadang
saya cukup sebal mendengar seseorang yang membanggakan diri dengan
lamanya dia bekerja di sebuah perusahaan. Menunjukkan diri sebagai
karyawan paling loyal di perusahaan itu. Jangan salah sangka, saya
bukannya tidak menghargai arti sebuah kesetiaan. Kesetiaan yang
dibuktikan dengan lamanya waktu bekerja memang penting. Tanpa hal ini
perjalanan pun akan tersendat-sendat, bahkan bisa-bisa menjadi kacau
dan yang pasti, ritme perusahaan menjadi kacau. Saya acungi jempol
kepada mereka yang telah teruji secara waktu.
Namun ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada sekedar kata loyalitas saja, hasil kerja dan produktifitas! Apa gunanya kita membanggakan loyalitas kita yang berpuluh-puluh tahun tetapi sebenarnya tidak ada sesuatu yang dihasilkan sama sekali? Apa gunanya mendapat penghargaan sebagai karyawan paling loyal namun kita tidak pernah memberi dampak kepada perusahaan?
Tidak jarang kita bertemu dengan seseorang yang baru bekerja satu dua tahun dalam sebuah perusahaan. Namun, meski demikian prestasi kerjanya sangat membanggakan. Ia tak hanya menyelesaikan tugas dengan baik saja, tetapi ia juga mendukung kemajuan perusahaan. Laju perusahaan pun melaju cepat di tengah persaingan bisnis yang makin kompetitif. Langkah-langkah strategis yang ia ambil menentukan arah perusahaan yang makin efektif. Cara berpikirnya memberi warna tersendiri bagi perusahaannya. Menjadi kreatif dan inovatif sehingga kemajuan perusahaan pun terlihat dengan jelas!
Saya sangat yakin bahwa para owner akan berebut mendapatkan pekerja yang seperti ini, dibandingkan dengan pekerja yang memiliki stempel "loyalitas" saja. Jika Anda seorang yang sanggat bangga dengan stempel loyalitas yang Anda miliki, saya usulkan agar Anda juga bangga dengan stempel "kualitas kerja dan produktifitas". Orang dihargai bukan hanya dilihat dari sudut pandang loyalitas saja, tapi juga dari produktifitas kerjanya.
Orang dihargai bukan hanya dari loyalitas saja tapi juga produktifitas.
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/loyalitas_produktifitas.html
...untuk dapat memenuhi keperluan hidup yang pokok, supaya hidup mereka jangan tidak berbuah.- Titus 3:14
Terkadang
saya cukup sebal mendengar seseorang yang membanggakan diri dengan
lamanya dia bekerja di sebuah perusahaan. Menunjukkan diri sebagai
karyawan paling loyal di perusahaan itu. Jangan salah sangka, saya
bukannya tidak menghargai arti sebuah kesetiaan. Kesetiaan yang
dibuktikan dengan lamanya waktu bekerja memang penting. Tanpa hal ini
perjalanan pun akan tersendat-sendat, bahkan bisa-bisa menjadi kacau
dan yang pasti, ritme perusahaan menjadi kacau. Saya acungi jempol
kepada mereka yang telah teruji secara waktu.Namun ada sesuatu yang jauh lebih penting daripada sekedar kata loyalitas saja, hasil kerja dan produktifitas! Apa gunanya kita membanggakan loyalitas kita yang berpuluh-puluh tahun tetapi sebenarnya tidak ada sesuatu yang dihasilkan sama sekali? Apa gunanya mendapat penghargaan sebagai karyawan paling loyal namun kita tidak pernah memberi dampak kepada perusahaan?
Tidak jarang kita bertemu dengan seseorang yang baru bekerja satu dua tahun dalam sebuah perusahaan. Namun, meski demikian prestasi kerjanya sangat membanggakan. Ia tak hanya menyelesaikan tugas dengan baik saja, tetapi ia juga mendukung kemajuan perusahaan. Laju perusahaan pun melaju cepat di tengah persaingan bisnis yang makin kompetitif. Langkah-langkah strategis yang ia ambil menentukan arah perusahaan yang makin efektif. Cara berpikirnya memberi warna tersendiri bagi perusahaannya. Menjadi kreatif dan inovatif sehingga kemajuan perusahaan pun terlihat dengan jelas!
Saya sangat yakin bahwa para owner akan berebut mendapatkan pekerja yang seperti ini, dibandingkan dengan pekerja yang memiliki stempel "loyalitas" saja. Jika Anda seorang yang sanggat bangga dengan stempel loyalitas yang Anda miliki, saya usulkan agar Anda juga bangga dengan stempel "kualitas kerja dan produktifitas". Orang dihargai bukan hanya dilihat dari sudut pandang loyalitas saja, tapi juga dari produktifitas kerjanya.
Orang dihargai bukan hanya dari loyalitas saja tapi juga produktifitas.
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/loyalitas_produktifitas.html
Team Work
Bacaan: Yohanes 17:20-23
Saya
selalu berpikir bahwa sebuah tim olahraga yang bertaburan dengan
bintang, pasti akan mendulang sukses dan menjadi juara. Memang tak
dapat disangkal lagi bahwa kemampuan dan keahlian individu sangat
berpengaruh pada potensi tim, namun ternyata itu bukan
segala-galanya. Ada satu hal lagi yang lebih penting dari pada
sekedar skill individu, yaitu kerja sama dalam tim!
Bagi Anda yang suka sepak bola, mungkin masih membekas kuat di benak kita kejuaraan euro-champion pada tahun 2004. Sang juara bukanlah Italia, Inggris, Perancis, Belanda ataupun Spanyol yang bertebaran bintang, tapi justru Yunani yang sama sekali tidak diperhitungan dan dianggap sebagai tim underdog. Tidak salah juga jika tim Yunani sama sekali tidak diperhitungkan, sebab mereka memang tak punya pemain yang sangat menonjol, namanya saja kita hampir-hampir tidak pernah mendengarnya. Lalu apa kunci kesuksesan mereka sehingga mereka berhasil mempecundangi tim-tim unggulan? Kerja sama tim!
Untuk meraih kesuksesan, kerja tim yang solid mutlak diperlukan. Jika tak ada kerja sama yang bagus, ini akan sangat memperlambat kinerja keseluruhan. Menjadi tugas seorang pemimpin untuk membuat sebuah tim kerja yang solid, ini akan berdampak besar bagi kemajuan perusahaan. Saya cuplikan kata-kata bagus dari Michael Jordan, bintang NBA , "Ada banyak tim dalam setiap olahraga yang memiliki pemain-pemain hebat tetapi tidak pernah memenangkan pertandingan. Seringkali, pemain-pemain tersebut tidak mau berkorban untuk kebesaran tim yang lebih baik. Hal yang menggelikan adalah, pada akhirnya keengganan mereka untuk berkorban hanya membuat tujuan-tujuan pribadi lebih sulit dicapai. Satu hal yang saya percayai adalah jika Anda berpikir dan mencapai sesuatu sebagai sebuah tim, penghormatan pribadi akan datang dengan sendirinya.” Kerja sama tim itu kunci kesuksesan kita. Unsur individu memang penting, namun tidak ada yang bisa menggantikan kerja sama tim!
Satu orang dapat menjadi unsur dalam sebuah tim, tetapi satu orang tidak dapat membuat tim.sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/teamwork.html
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/teamwork.html
Saya
selalu berpikir bahwa sebuah tim olahraga yang bertaburan dengan
bintang, pasti akan mendulang sukses dan menjadi juara. Memang tak
dapat disangkal lagi bahwa kemampuan dan keahlian individu sangat
berpengaruh pada potensi tim, namun ternyata itu bukan
segala-galanya. Ada satu hal lagi yang lebih penting dari pada
sekedar skill individu, yaitu kerja sama dalam tim!Bagi Anda yang suka sepak bola, mungkin masih membekas kuat di benak kita kejuaraan euro-champion pada tahun 2004. Sang juara bukanlah Italia, Inggris, Perancis, Belanda ataupun Spanyol yang bertebaran bintang, tapi justru Yunani yang sama sekali tidak diperhitungan dan dianggap sebagai tim underdog. Tidak salah juga jika tim Yunani sama sekali tidak diperhitungkan, sebab mereka memang tak punya pemain yang sangat menonjol, namanya saja kita hampir-hampir tidak pernah mendengarnya. Lalu apa kunci kesuksesan mereka sehingga mereka berhasil mempecundangi tim-tim unggulan? Kerja sama tim!
Untuk meraih kesuksesan, kerja tim yang solid mutlak diperlukan. Jika tak ada kerja sama yang bagus, ini akan sangat memperlambat kinerja keseluruhan. Menjadi tugas seorang pemimpin untuk membuat sebuah tim kerja yang solid, ini akan berdampak besar bagi kemajuan perusahaan. Saya cuplikan kata-kata bagus dari Michael Jordan, bintang NBA , "Ada banyak tim dalam setiap olahraga yang memiliki pemain-pemain hebat tetapi tidak pernah memenangkan pertandingan. Seringkali, pemain-pemain tersebut tidak mau berkorban untuk kebesaran tim yang lebih baik. Hal yang menggelikan adalah, pada akhirnya keengganan mereka untuk berkorban hanya membuat tujuan-tujuan pribadi lebih sulit dicapai. Satu hal yang saya percayai adalah jika Anda berpikir dan mencapai sesuatu sebagai sebuah tim, penghormatan pribadi akan datang dengan sendirinya.” Kerja sama tim itu kunci kesuksesan kita. Unsur individu memang penting, namun tidak ada yang bisa menggantikan kerja sama tim!
Satu orang dapat menjadi unsur dalam sebuah tim, tetapi satu orang tidak dapat membuat tim.sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/teamwork.html
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/teamwork.html
Kekuatan Merek
Bacaan: I Korintus 4:1-5
Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.- I Korintus 4:2
Cukup mengherankan melihat fakta bahwa kegiatan marketing on-line di Indonesia tak bisa berjalan cepat seperti halnya di Amerika Serikat maupun di negara-negara Eropa. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, namun penyebab utamanya adalah rendahnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk yang belum punya ekuitas merk yang kuat. Konsumen di negara kita jarang mau membeli barang hanya lewat katalog, kita sudah terbiasa membeli sebuah barang dengan melihat barangnya, mencobanya, dan mendengar pendapat umum tentang barang tersebut lebih dulu.
Dengan budaya pemasaran seperti ini, tentu saja merk memegang peranan yang sangat penting untuk mendongkrak penjualan. Itu sebabnya keliru besar jika mengganggap merk hanya sekedar penanda sebuah produk saja. Merk jelas lebih daripada itu, merk akan mewakili perusahaan Anda. Tak ada yang bisa main-main dengan merk. Sedikit saja kita buat kekeliruan dengan membiarkan kualitas dan mutu mulai menurun, maka merk kita juga akan semakin lemah di benak konsumen, dan itu berarti ancaman bagi perusahaan kita! Sebaliknya, jika kita terus meningkatkan mutu dan kualitas, maka ekuitas merk akan menguat, dan itu berarti perusahaan kita akan setahap lebih maju.
Lihatlah merk yang sudah tertanam di benak konsumen. Jika ingin membeli sebuah ponsel, mereka langsung ingat Nokia. Jika ingin membeli sebuah notebook, mereka langsung ingat Toshiba. Jika ingin membeli motor yang irit, mereka langsung cari Honda. Itulah kekuatan sebuah merk. Sayangnya banyak pelaku bisnis kurang menghargai kekuatan sebuah merk sehingga mereka tidak konsisten dengan kualitas yang harus dijaga, berpikir sempit dengan meraih keuntungan yang sebesar-besarnya walau itu harus mengikis kekuatan merknya, atau bahkan hanya ingin meraih keuntungan sesaat dalam jumlah besar tanpa berpikir kelangsungan produknya dalam jangka panjang. Jika Anda seorang pengusaha, milikilah merk yang bisa dipercaya. Kalau Anda seorang profesional, jadilah orang yang bisa dipercaya.
Kekuatan merk kita akan menentukkan kesuksesan kita.
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/kekuatan_merk.html
Yang akhirnya dituntut dari pelayan-pelayan yang demikian ialah, bahwa mereka ternyata dapat dipercayai.- I Korintus 4:2
Cukup mengherankan melihat fakta bahwa kegiatan marketing on-line di Indonesia tak bisa berjalan cepat seperti halnya di Amerika Serikat maupun di negara-negara Eropa. Ada banyak faktor yang menyebabkan hal ini terjadi, namun penyebab utamanya adalah rendahnya tingkat kepercayaan konsumen terhadap sebuah produk yang belum punya ekuitas merk yang kuat. Konsumen di negara kita jarang mau membeli barang hanya lewat katalog, kita sudah terbiasa membeli sebuah barang dengan melihat barangnya, mencobanya, dan mendengar pendapat umum tentang barang tersebut lebih dulu.
Dengan budaya pemasaran seperti ini, tentu saja merk memegang peranan yang sangat penting untuk mendongkrak penjualan. Itu sebabnya keliru besar jika mengganggap merk hanya sekedar penanda sebuah produk saja. Merk jelas lebih daripada itu, merk akan mewakili perusahaan Anda. Tak ada yang bisa main-main dengan merk. Sedikit saja kita buat kekeliruan dengan membiarkan kualitas dan mutu mulai menurun, maka merk kita juga akan semakin lemah di benak konsumen, dan itu berarti ancaman bagi perusahaan kita! Sebaliknya, jika kita terus meningkatkan mutu dan kualitas, maka ekuitas merk akan menguat, dan itu berarti perusahaan kita akan setahap lebih maju.
Lihatlah merk yang sudah tertanam di benak konsumen. Jika ingin membeli sebuah ponsel, mereka langsung ingat Nokia. Jika ingin membeli sebuah notebook, mereka langsung ingat Toshiba. Jika ingin membeli motor yang irit, mereka langsung cari Honda. Itulah kekuatan sebuah merk. Sayangnya banyak pelaku bisnis kurang menghargai kekuatan sebuah merk sehingga mereka tidak konsisten dengan kualitas yang harus dijaga, berpikir sempit dengan meraih keuntungan yang sebesar-besarnya walau itu harus mengikis kekuatan merknya, atau bahkan hanya ingin meraih keuntungan sesaat dalam jumlah besar tanpa berpikir kelangsungan produknya dalam jangka panjang. Jika Anda seorang pengusaha, milikilah merk yang bisa dipercaya. Kalau Anda seorang profesional, jadilah orang yang bisa dipercaya.
Kekuatan merk kita akan menentukkan kesuksesan kita.
sumber : http://www.renungan-spirit.com/kiat-sukses/kekuatan_merk.html
Beda dari rasa CINTA, SUKA dan SAYANG
Dihadapan orang yang kita cintai, musim dingin berubah menjadi musim semi yang indah
Dihadapan orang yang kita sukai, musim dingin tetap saja musim dingin hanya suasananya lebih indah sedikit
Dihadapan orang yang kita cintai, jantungmu tiba-tiba berdebar lebih cepat
Dihadapan
orang yang kita sukai, kita hanya merasa senang dan gembira saja.
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kita cintai, matamu
berkaca-kaca
Apabila engkau melihat kepada mata orang yang kita sukai, engkau hanya tersenyum saja
Dihadapan orang yang kita cintai, kata-kata yang keluar berasal dari perasaan yang terdalam
Dihadapan orang yang kita sukai, kata kata hanya keluar dari pikiran saja
Jika orang yang kita cintai menangis, engkaupun akan ikut menangis disisinya
Jika orang yang kita sukai menangis, engkau hanya menghibur saja
Perasaan
cinta itu dimulai dari mata, sedangkan rasa suka dimulai dari telinga
Jadi jika kita mau berhenti menyukai seseorang, cukup dengan menutup
telinga.
Tapi apabila kita mencoba menutup matamu dari orang yang
kita cintai, cinta itu berubah menjadi tetesan air mata dan terus
tinggal dihatimu dalam jarak waktu yang cukup lama.
Tetapi selain
rasa suka dan rasa cinta… ada perasaan yang lebih mendalam. Yaitu rasa
sayang…. rasa yang tidak hilangsecepat rasa cinta. Rasa yang tidak
mudah berubah.Perasaan yang dapat membuat mu berkorban untuk orang yang
kita sayangi. Mau menderita demi kebahagiaan orang yang kamu sayangi.
Cinta
ingin memiliki. Tetapi Sayang hanya ingin melihat orang yang
disayanginya bahagia.. walaupun harus kehilangan. Tandanya kamu sedang
jatuh cinta….
Ketika kamu sdg bersama dia, kau berlagak
mengacuhkannya. Tapi ketika dia tidak ada, kamu berusaha mencarinya.
Pada saat itu, kamu sedang jatuh cinta.
Walaupun ada orang lain
yg selalu membuatmu tertawa, mata dan perhatianmu hanya tertuju pada si
dia. Maka, kamu sedang jatuh cinta.
Walaupun seharusnya dia sudah
meneleponmu untuk memberitahu kabarnya, tapi teleponmu tak berdering.
Dan kau terus menunggu telepon itu. Pada saat itu, kamu sedang jatuh
cinta.
Jika kamu lebih tertarik dengan e-mail pendek darinya daripada e-mail yg panjang dari orang lain, kamu sedang jatuh cinta.
Jika kamu tak bisa menghapus smua sms dlm HPmu karena ada 1 sms dari dia, maka kamu sedang jatuh cinta.
Ketika
kamu mendapat sepasang tiket gratis menonton film, kamu tidak akan
pusing2 untuk langsung mengajak dia. Pada saat itu kamu sedang jatuh
cinta.
Kamu selalu bilang pada dirimu,”dia hanyalah temanku”, tapi kamu menyadari kamu tidak bisa menghindari daya tariknya.
Pada
saat itu, kamu sedang jatuh cinta.Jika kamu sedang membaca message ini
dan seseorang muncul dalam pikiranmu, maka kamu sedang jatuh cinta
pada orang itu.
Alkitab + Deuterokanonika
Buat temen" yang membutuhkan Alkitab dan Deuterokanonika (KATOLIK), sekarang sudah ada Aplikasi Alkitab Deuterokanonika untuk hp kamu,
selain lebih efisien dan praktis mudah dibawah kemana-mana. Lengkap
dengan :
- Dapat menjalankan aplikasi java yang lebih dari 512Kb
- Kapasitas yang masih tersedia minimal 1.9 Mb
Silahkan download di :
http://www.esnips.com/doc/d6f67e31-9a52-486a-ad19-647863972f90/Bible
Untuk download Alkitab versi standard (tanpa deuterokanonika) download di :
http://www.ziddu.com/download/1777726/Bible.doc.html
- Pencari kata
- kamus
- Kirim ayat via SMS
- Catatan
- Dapat menjalankan aplikasi java yang lebih dari 512Kb
- Kapasitas yang masih tersedia minimal 1.9 Mb
Silahkan download di :
http://www.esnips.com/doc/d6f67e31-9a52-486a-ad19-647863972f90/Bible
Untuk download Alkitab versi standard (tanpa deuterokanonika) download di :
http://www.ziddu.com/download/1777726/Bible.doc.html
Dialog Imajiner Manusia dengan Tuhan
Man : Selamat pagi Tuhan, sekiranya Tuhan punya waktu sedikit aku ingin bertanya…
GOD : Waktu-Ku adalah KEKEKALAN, tidak ada masalah tentang waktu. Apa pertanyaanmu?
Man : Terima kasih… Apa yang PALING MENGHERANKAN bagi-Mu tentang kami “MANUSIA” ?
GOD : Kalian itu makhluk yang “ANEH”….
- Suka MENCEMASKAN MASA DEPAN, sampai LUPA dengan HARI INI… Sehingga kalian LUPA BERSYUKUR dan BERUSAHA.
- Kalian HIDUP di dunia seolah-olah KEKAL tidak akan MATI. Kalian LEBIH BANYAK mengumpulkan BEKAL hidup di DUNIA, daripada BEKAL setelah MATI. Padahal hidup di DUNIA hanyalah SEMENTARA, dan hidup SETELAH MATI adalah KEKEKALAN.
- Kalian cepat BOSAN sebagai ANAK-ANAK dan TERBURU-BURU ingin DEWASA, namun setelah DEWASA kalian KEKANAK-KANAKAN : suka bertengkar, ngambek, dan ribut karena soal soal sepele.
- Kalian RELA KEHILANGAN KESEHATAN demi MENGEJAR UANG, tetapi kemudian membayar dengan UANG untuk mengembalikan KESEHATAN.
- Kalian lebih TABAH manakala Aku UJI dengan KEMELARATAN dan PENYAKIT dibandingkan saat Aku uji dengan banyak rizki dan kesehatan. Kala kalian MELARAT dan SAKIT, kalian LEBIH DEKAT kepada-Ku dengan ibadah dan doa. Padahal Aku SENANG bila kalian MENDEKAT kepada-Ku, tapi kalian tidak suka dengan KEMELARATAN dan PENYAKIT tersebut.
Hal-hal itulah yang membuat hidup kalian SUSAH.
Man : Lantas apa nasihat Tuhan agar kami bisa hidup BAHAGIA ?
GOD : Sebenarnya semua nasihat sudah pernah diberikan. Inilah satu lagi keanehan kalian : SUKA MELUPAKAN nasihat-Ku. Baiklah Ku ulangi lagi ya beberapa nasehat yg penting:
- Kalian harus sadar bahwa MENGEJAR RIZKI adalah sebuah KESALAHAN. Yang seharusnya kalian lakukan ialah MENATA DIRI agar kalian LAYAK dikucuri rizki. Ingat, rizki berasal dari-Ku. Jadi JANGAN MENGEJAR RIZKI, tetapi biarlah RIZKI yang MENGEJAR kalian.
- Ingat : “SIAPA” yang kalian miliki itu LEBIH BERHARGA dari pada “APA” yang kalian punyai. Memilik “SIAPA” akan mendatangkan “APA”, Kehilangan “SIAPA” akan kehilangan “APA” juga… Tetapi bila kamu kehilangan “APA” masih ada “SIAPA” yang akan membantumu. Jadi, PERBANYAKLAH teman, JAUHI permusuhan…
- Jangan bodoh dengan CEMBURU dan membandingkan yang dimiliki orang lain, BERSYUKURLAH dengan apa yang telah kalian terima. Karena semuanya akan ditanya DARIMANA kamu dapatkan dan UNTUK APA dibelanjakan.
- Ingat orang KAYA bukanlah dia yang berhasil mengumpulkan harta yang paling banyak, tetapi adalah dia yang PALING “SEDIKIT” MEMERLUKAN hartanya, sehingga masih sanggup MEMBERI kepada sesamanya.
Subscribe to:
Posts (Atom)
